Malam menuju pagi.
Waktu terbaik untuk meratapi diri.
Dengan segudang cita-cita dan impian yg hangus.
Terbang bersama kenyataan hidup.
Sungguh, Tuhan Maha asyik.
Ketika kehilangan satu, Tuhan memberi banyak hal.
Tapi ketika kita mendapatkan satu, Tuhan kembali mengambil yg banyak.
Ah, aku terlalu naif.
Selalu merasa kurang.
Padahal Dia selalu memberiku lebih.
Ya Tuhan, boleh malam ini aku menangis?
Aku sedih dengan satu per satu kehilangan ini.
Aku tidak sekuat yg kau bayangkan, Tuhan.
Aku masih butuh mereka semua :')
Bolehkah aku meminta mereka untuk kembali??
Tidak ada komentar:
Posting Komentar